Nh. Dini dan Feminisme

“Aku tidak pernah dididik buat menjadi seorang gadis yang bisa bersolek, yang dapat memikat pandang. Seperti tanaman yang tumbuh di dalam rumah, terlalu biasa dengan pemberian air dan sinar yang secukupnya” Nh. Dini, Keberangkatan. Kalau Prancis punya Simone de Beauvoir dan Inggris ada nama Mary Wollstonecraft. Maka Indonesia juga punya sosok yang bernama Nh. Dini….

Aku

Seorang manic-depresif yang anarkis. Itulah analisaku sendiri. Jangan tanya mengapa aku bisa tega menyimpulkan hal seperti itu, terlebih kepada diriku sendiri. Yang jelas, aku tahu benar bagaimana hidupku sendiri. Imajinasi dan realita bergaris sangat tipis, dan anehnya keduanya dapat berjalan bersinergi, walau terkadang keduanya juga bisa berabstraksi dalam seketika. A sophisticated simplicity, itu pendapat sahabatku…

29 – 1 = 30

Not every puzzle is intended to be solved. Some are in place to test your limits. Others are, in fact, not puzzles at all. Vera Nazarian Ada satu malam dimana aku sempat tersenyum menantang semesta. Menanti maut di ranjang pasien dengan tangan terbuka. Bukan karena bernyali. Tidak, aku tak pernah selelaki itu, tapi lebih karena…

Manusia Bernama Amy

Jadi, Amy kini telah semakin beranjak dewasa. Memulai fase usia dari seorang pemudi. Bahagia seharusnya. Dari tadi ia berdialog sendiri. Lepas bagai burung dara yang mengudara. Tentang siapa dirinya kini. Juga tentang masa lalu. Tentang pilihan. Juga tentang takdir, mungkin. Masih ingat benar bagaimana dulu ia diburu, disekap dan disiksa. Dilecehkan, ditindih paksa dan diperdagangkan…

Chekhov vs Tolstoy

Tanpa ada niatan untuk mengesampingkan Dostoevsky, Pushkin, Gogol dan yang lainnya, tapi setidaknya dalam lingkup pergaulan saya, adalah nama Chekhov dan Tolstoy yang paling sering digaungkan jika ada diskusi mengenai literatur Rusia. Pada tahun 1895, Anton Chekhov yang pada saat itu berusia 35 tahun, dalam pertama kalinya bertemu Leo Tolstoy yang usianya sudah menyentuh angka…

Lagi dan Lagi

Semalam kita kembali bertemu. Membekukan waktu di toko buku. Kau tenggelam dengan Rilke. Sedangkan aku menggila bersama Sartre. Mungkin, kita adalah dua jiwa yang doyan membongkar rahasia di balik tumpukan buku tua. Pecandu mimpi-mimpi absurd dan ide-ide yang sering disangka tak akan linear dengan dunia. Hallo Strangers! Itu sambutmu dengan notasi yang pasti. Kala dulu,…

Bus 03

Jeannie, gadis belia yang telah menjadi penumpang setia dari sebuah mesin usang. Yang mana kemudinya sudah terlalu lelah menembus embun pekat di waktu malam. Mungkin satu atau dua tahun lagi, akan hanya dianggap sebagai onggokan besi tua. Tidak ada yang tahu siapa gerangan Jeannie sebenarnya. Yang jelas, ia selalu duduk di barisan kursi yang kedelapan….