Fast Forward

“Bu, aku lapar.” “Sebentar ya, Nak. Ibu sedang menghangatkan sayur sup kesukaanmu.” 20 tahun kemudian. “Nak, Ibu lapar.” “Sebentar ya, Bu. Kebetulan, aku sedang ingin memesan GoFood neapolitan pizza kesukaanku.”

Takhayul

Jane pertama bertemu Wira saat sedang duduk menunggu di sebuah koridor busway. Saat itu, Jane langsung tertarik dengan gerak-geriknya yang kikuk namun punya garis wajah yang sangat berani. Sebuah paradoks yang multi arti. Setelah beberapa kali berkencan, Jane akhirnya mengetahui bahwa Wira hidup dengan berbagai perundungan hebat, tidak hanya saat ia kecil tapi juga sampai…

Love Filamen

Lupakanlah Dik, Jangan pernah ingat lagi semua tonggak logika yang ditanamkan mereka. Hidup kita memang berbeda, tapi bukan berarti, tidak akan lebih indah dari semua. Siapa coba sebenarnya mereka? Mereka tidak mengenal Pippi Longstocking sebaik dirimu. Juga tidak hidup dengan paragraph-paragraph bijak dari Nicolaus Driyarkara. Meski kita membacanya, dari tumpukan buku yang ‘dibuang’ oleh mereka….

Bersinestesia

Ah, kiranya kita bisa seperti ini terus. Di sela-sela jingga matahari sore. Diiringi senandung kidung dari Laura Fygi. Kau berada di pangkuanku dan aku dalam hangatnya pelukanmu. Wajahku bersandar di dadamu, sambil terus tersenyum oleh harum aroma kulit lembutmu. Perlahan dengan tempo yang amat khas, kau belai rambut merah ini. Aku ingat, sudah lama kau…

Pengabdi Tuan

Di sudut kota bagian tenggara, para anjing jalanan seperti biasa berkumpul seminggu sekali. Setiap sabtu malam, bertempat di gedung tua yang sudah lama terbengkalai. Sarang rahasia untuk mereka yang tidak mampu hidup di jalan dengan soliter. Tadinya, mereka menggunakan ajang ini untuk berbagi info tentang restoran mana saja yang paling enak sampahnya ataupun strategi melarikan…

Kucing, Ikan Asin dan Aku

Ada sebuah puisi yang sampai sekarang ini masih dapat begitu menyentuh bagi saya pribadi. Sebuah karya sastra yang ditulis pada tahun 1996 oleh Wiji Widodo atau yang lebih kita kenal sebagai Wiji Thukul. Kucing, Ikan Asin dan Aku Seekor kucing kurus Menggondol ikan asin Laukku untuk siang ini Aku meloncat Kuraih pisau Biar kubacok dia…

Manusiakah Dito?

Sebelum ini, akhir minggu adalah hari yang cukup liar bagi Dito. Melepas segala penat dari rutinitas sebagai karyawan harian di sebuah pabrik roti. Mencampur kandungan susu dalam sebuah adonan terigu. Hanya dengan beberapa orang teman pada hari Sabtu atau Minggu, berpesta dengan beberapa botol minuman keras murah sambil memandang lalu lalang jalanan kota. Lalu setelahnya,…