Untuk Kung

5 Februari 2021 adalah tepat sepuluh tahun berpulangnya kakek kami tercinta. Sekarang jugalah baru sempat terpikir, bahwa saya sangat beruntung karena telah dilahirkan dalam keluarga besarnya. Sebagai seorang purnawirawan, tentu saja cucunya juga kebagian dididik dengan kedisiplinan yang super ketat. Tapi meski begitu, beliau adalah sosok pemimpin yang lebih mengutamakan aspek humanitas dibandingkan otoritas. Hal…

Serupa Selir

Dahulu saya kira setiap orang pasti akan memiliki rumah sendiri, mempunyai kendaraan dan bahkan pasangan hidupnya. Yang selalu ibu saya pesankan pada saya adalah “nak, ketika kamu di bawah janganlah berprasangka buruk pada orang-orang yang berkecukupan, dan ketika kamu sederhana janganlah menindas yang dibawah lalu menjilat yang di atas, ketika kamu di atas jangan pula…

Membiasakan yang Sudah Biasa

Memulai lagi Malam-malam diiringi musik jari-jari yang semakin kaku seiring waktu Aku mulai melangkah lagi Kembali dan membentuk yang sudah tidak berbentuk Jalanku ini mungkin adalah pengulangan satu-dua kali Tapi, aku masih sanggup berdiri, dan tidak akan berakhir sebelum semuanya benar-benar berakhir Semangatku untuk mati tanpa penyesalan adalah mesin penggerak yang tidak akan mudah mati…

20-21-22

Kemarin-kemarin saya sempat mencari posisi politik saya pada spektrum political compass . Saya tidak heran saat menemukan kalau pandangan yang saya miliki berada di area anarki. Saya pun tidak pernah berkeberatan jika disebut sebagai anarkis. Toh sampai sekarang, saya masih setuju dengan buah pemikiran dari Emma Goldman, Pierre Joseph Proudhon dan juga Mahatma Gandhi. Tentunya…

19 Januari 2015

Jelang siang di sudut perpustakaan, ku dapati dirinya tengah bercengkerama begitu hangat dengan seseorang. Tak cukup terdengar apa yang mereka bicarakan, namun raut wajah keduanya menggambarkan kebahagiaan. Mungkin juga kenyamanan. Senyumku terasa getir dan terkesan dipaksakan saat dirinya mengalihkan pandang, hingga kami pun saling bertatap dalam diam. Sesaat kemudian, gerak geriknya mengisyaratkan sebuah usaha menjelaskan….

Warning

Sudah hampir dua minggu kau mengirim salam pagi rutin via chat WhatsApp padaku. Sudah hampir dua minggu pula aku hanya membaca tanpa sekalipun membalasnya. Dengan begitu aku harap kau akan berhenti cepat atau lambat. Kau akan sadar bahwa yang kau lakukan tidak akan mengubah apa-apa. Kau orang yang baik. Kau juga menerima sifat burukku dengan…

Menari Bersama Bayangmu

Semakin ke sini, percakapan antaramu dan aku semakin tidak menarik. Kemarin, kita bertukar kabar dan sedikit bercerita tentang liburan akhir tahun ini. Lalu hari ini, kita membicarakan tentang meja kerja kita masing-masing. Kau memiliki satu frame foto di meja kerjamu, yang tidak kau isi dengan foto kita. Lalu, aku dengan meja kerja yang hanya dihiasi…