Aku

Seorang manic-depresif yang anarkis. Itulah analisaku sendiri. Jangan tanya mengapa aku bisa tega menyimpulkan hal seperti itu, terlebih kepada diriku sendiri. Yang jelas, aku tahu benar bagaimana hidupku sendiri. Imajinasi dan realita bergaris sangat tipis, dan anehnya keduanya dapat berjalan bersinergi, walau terkadang keduanya juga bisa berabstraksi dalam seketika. A sophisticated simplicity, itu pendapat sahabatku…

Salah Lokasi

Besok lagi, akan kutitipkan pagi pada mereka yang lebih peduli. Yang menyambut hari dengan secangkir kopi sambil memandang mesra wajah mentari. Bukannya yang malah saling memaki, berdesakan begini di metromini. Tapi sebentar. Oh maaf, ternyata aku salah lokasi. Kukira tadi sedang berada di sisi timur negeri. Pagi di Jakarta memang tidak pernah tepat jika diartikan…

Mencari Kunang-Kunang

Dua anak berlari menghampiri ‘tuk ajukan sebuah tanya. Pertanyaan yang amat menganggu. Bagaimana mungkin ada jenis manusia yang tidak tahu rupa dari kunang-kunang? Bahkan sampai-sampai menganggapnya sebagai mahkluk cerita sebelum tidur saja. Tapi harus kuakui. Aku pun sudah lama tidak bersua dengan cahaya dari serangga istimewa tersebut. Sudah belasan tahun rasanya. Tidak ada lagi kelip…

Limbo

Sudah dua tahun aku mengurung diri di sini. Bersemedi sendiri bersama playlist subliminal yang tanpa batas. Orang bilang, katanya aku ini sedang digodok dalam kawah Candradimuka. Walau sejujurnya, aku sedang menghindar dari mereka semua. Penat, lesu dan jemu dari dunia. Menciptakan sebuah limbo adalah sebuah solusi yang paling masuk akal dengan segala keterbatasan yang ada….

Reuni

Ada banyak alasan mengapa matahari bisa begitu atraktif di kota Denpasar kali ini. Salah satunya mungkin karena parasmu yang masih saja sejuk dan jenaka. Menjadi pranatacara untuk reuni SMA. Menarik perhatian ratusan mata yang memandangmu dengan berbagai makna. Ada yang curiga, mengapa kau tetap saja terlihat muda? Ada yang bangga, karena kau pada akhirnya dapat…

Senja Melulu

Dia sudah mulai jemu dengan senja. Padahal ada beberapa kenangan yang tersimpan rapi di arsip retina. Mulai dari sebuah senja sederhana di warung kopi Surakarta, keagungan senja dari balik pura pulau Dewata, sampai yang sophisticated lewat sudut pandang lantai sembilan ibukota. Dulu, dirinya sempat membayangkan senja sebagai suasana kala Dewi Kirana melepas rindu, tanda saat…

Jatuh Cinta

Aku benci jatuh cinta! Keadaan ini, membuatku malu karena rapuh. Tanpa ijin, datang dengan tiba-tiba lalu merobohkan baluarti Jericho yang kubangun sejak lama. Ada yang hadir secara masal, membubarkan setiap formasi bastion ini. Seperti dirimu yang tanpa sadar, mulai berkeliaran dalam kehidupan sederhanaku. Sesungguhnya, tidak ada satu hal pun yang kau pinta. Tapi entah kenapa,…