Perburuan

Pada saat saya mulai penasaran dengan karya-karya dari Pramoedya Ananta Toer, Tante saya -yang punya koleksi bukunya- sangat tidak merekomendasikan jika saya memulai petualangan dengan tetralogi Pram yang terkenal itu. “Anak baru gede mah jangan mulai sama yang berat-berat.” Kira-kira demikian balasnya dulu sambil menyodorkan karya Pram yang berjudul Perburuan. Padahal kalau dipikir-pikir, Perburuan ini…

Sitcom Stafsus Milenial

Kemarin saya menemukan sebuah pertanyaan yang menarik saat sedang berselancar di Quora. Pertanyaannya seperti ini : Jika Anda ditugaskan membuat serial televisi Indonesia untuk tayang menggantikan sinetron, serial seperti apa yang akan Anda buat? Maka seperti yang juga telah dituliskan pada akun Quora saya, jika saya diminta untuk merumuskan sebuah serial televisi Indonesia, tentu saja…

Harga Lukisan Abstrak

Sebagai penikmat karya seni lukis, seringkali saya mendapatkan pertanyaan yang seperti ini : Mengapa lukisan abstrak bisa dihargai dengan sangat mahal, padahal kan gitu-gitu saja lukisannya? Lukisan abstrak memang bentuk karya yang katanya sukar untuk dipahami. Namun kalau menurut saya, lukisan abstrak malah sangat membebaskan siapapun untuk memahaminya sesuai dengan koridor rasa masing-masing . Mau…

Lepas dari Desepsi

Memandang sebuah nation sebagai sekelompok orang yang bersatu karena kesamaan ras, agama dan ideologi, saya kira merupakan definisi yang jauh dari kata relevan lagi. Toh, saya punya kolega seorang melanoid yang berpassport Jepang, seorang berkebangsaan Yahudi yang menentang zionisme atau warga negara Saudi yang diam-diam adalah seorang agnostik. Dan saya amat yakin bahwa mereka ini…

Nh. Dini dan Feminisme

“Aku tidak pernah dididik buat menjadi seorang gadis yang bisa bersolek, yang dapat memikat pandang. Seperti tanaman yang tumbuh di dalam rumah, terlalu biasa dengan pemberian air dan sinar yang secukupnya” Nh. Dini, Keberangkatan. Kalau Prancis punya Simone de Beauvoir dan Inggris ada nama Mary Wollstonecraft. Maka Indonesia juga punya sosok yang bernama Nh. Dini….

Chekhov vs Tolstoy

Tanpa ada niatan untuk mengesampingkan Dostoevsky, Pushkin, Gogol dan yang lainnya, tapi setidaknya dalam lingkup pergaulan saya, adalah nama Chekhov dan Tolstoy yang paling sering digaungkan jika ada diskusi mengenai literatur Rusia. Pada tahun 1895, Anton Chekhov yang pada saat itu berusia 35 tahun, dalam pertama kalinya bertemu Leo Tolstoy yang usianya sudah menyentuh angka…

Napoleon, Seni dan Propaganda

Napoleon Bonaparte itu jagonya merancang propaganda. Memang benar kalau taktik propaganda sudah dilakukan dari jaman romawi kuno atau juga kekaisaran Cina. Tapi Napoleon melakukannya dengan jenius dan elegan. George Orwell, pernah mengatakan bahwa seni adalah propaganda. Sebelum penulis tenar itu lahir, Napoleon sudah menerapkannya. Tepatnya seni lukis, sebagai alat propagandanya. Kejeniusan ini memuluskan segala ambisi…