Ada yang Ngambek

“Aku bad mood!” Selanya tiba-tiba. Anjani Lea. Adalah insan spesial yang sudah menemani di satu tahun belakangan ini. Aku mengenalnya memang sebagai pribadi yang sangat ekspresif. Kerap spontan mengungkapkan isi hatinya begitu saja. Seperti sekarang ini. “Kenapa?” Jawabku pelan, menutup layar gawai, menghentikan segala aktifitas lalu segera memandang ke arahnya. Dalam hati, saat ia duduk…

Sitcom Stafsus Milenial

Kemarin saya menemukan sebuah pertanyaan yang menarik saat sedang berselancar di Quora. Pertanyaannya seperti ini : Jika Anda ditugaskan membuat serial televisi Indonesia untuk tayang menggantikan sinetron, serial seperti apa yang akan Anda buat? Maka seperti yang juga telah dituliskan pada akun Quora saya, jika saya diminta untuk merumuskan sebuah serial televisi Indonesia, tentu saja…

Cardiac Arrest

Aku tidak tahu bagaimana damainya anak-anak yang bermain istana pasir di seberang sana. Namun tampaknya sangatlah menyenangkan. Juga masih belum dapat untuk bercengkrama dengan si Brownie, seekor anjing peliharaan masa kecilku dulu, yang ternyata selalu duduk di depan gerbang. Setia menungguku pulang. Bagaimana bisa jika jantung ini terus saja dikejutkan oleh defribrillator sialan itu? Seolah-olah…

Harga Lukisan Abstrak

Sebagai penikmat karya seni lukis, seringkali saya mendapatkan pertanyaan yang seperti ini : Mengapa lukisan abstrak bisa dihargai dengan sangat mahal, padahal kan gitu-gitu saja lukisannya? Lukisan abstrak memang bentuk karya yang katanya sukar untuk dipahami. Namun kalau menurut saya, lukisan abstrak malah sangat membebaskan siapapun untuk memahaminya sesuai dengan koridor rasa masing-masing . Mau…

Lepas dari Desepsi

Memandang sebuah nation sebagai sekelompok orang yang bersatu karena kesamaan ras, agama dan ideologi, saya kira merupakan definisi yang jauh dari kata relevan lagi. Toh, saya punya kolega seorang melanoid yang berpassport Jepang, seorang berkebangsaan Yahudi yang menentang zionisme atau warga negara Saudi yang diam-diam adalah seorang agnostik. Dan saya amat yakin bahwa mereka ini…

Bibir Merah pada Halaman Empat Belas

Saat ini, aku sedang menunggu di sisi jalan. Duduk di tepi trotoar perempatan Pajajaran. Sebatang rokok di tangan kanan, sedang yang lain menderapkan jemarinya pada dagu. Mengapa kita sendirian? Sebenarnya aku juga sedang mencoba mengingat raut wajahnya. Mengulang, mengucap setiap janjinya. Ketika aku dan dia sedang berlagak layaknya Mulder dan Scully. Namun sayang, pada babak…

Nh. Dini dan Feminisme

“Aku tidak pernah dididik buat menjadi seorang gadis yang bisa bersolek, yang dapat memikat pandang. Seperti tanaman yang tumbuh di dalam rumah, terlalu biasa dengan pemberian air dan sinar yang secukupnya” Nh. Dini, Keberangkatan. Kalau Prancis punya Simone de Beauvoir dan Inggris ada nama Mary Wollstonecraft. Maka Indonesia juga punya sosok yang bernama Nh. Dini….