Love Filamen

Lupakanlah Dik, Jangan pernah ingat lagi semua tonggak logika yang ditanamkan mereka. Hidup kita memang berbeda, tapi bukan berarti, tidak akan lebih indah dari semua. Siapa coba sebenarnya mereka? Mereka tidak mengenal Pippi Longstocking sebaik dirimu. Juga tidak hidup dengan paragraph-paragraph bijak dari Nicolaus Driyarkara. Meski kita membacanya, dari tumpukan buku yang ‘dibuang’ oleh mereka….

Dari Lusi Untuk Rudi

Dulu dengan entengnya, kau sempat berkata bahwa aku harus belajar menendang ombak, agar bisa menjaga diriku sendiri. Aku kaget setengah mati, bukankah itu tugas seorang pria untuk terus menjaga wanitanya? Dengan santainya, kau pernah berucap bahwa aku harus menimba ilmu semesta, agar mampu mencukupi hidupku sendiri. Aku benci dirimu saat itu. Apa sebenarnya arti diriku…

Dari Rudi Untuk Lusi

Sesungguhnya aku akan selalu mencintaimu dan berusaha untuk tidak akan pernah menepikanmu. Bagaimana mungkin? Kau ada saat tata surya menyanjungku, menghilang sejenak saat kulupa diri, kemudian kembali hadir saat diri ini menangis terkapar sendiri. Saat aku membenci Bumi, dengan sabarnya kau membimbingku untuk mau bersujud di depan Tuhan. Tahukah dirimu, bahwa senyum kecil itu telah…

Terbaik

Seringkali yang paling berkilau, yang paling indah, dan yang paling istimewa belum tentu jadi yang terbaik. Terbaik, sebuah kata yang tidak bisa didefinisikan kalau buat saya sih. Mencari yang terbaik, kalimat itu malah lebih ambigu lagi. Menjadi yang terbaik, mungkin kalimat itu yang lebih masuk akal. Tapi apa yang jadi standarnya? Jika dipikirkan lagi, makna…

Melepas Surga, Pulang ke Rumah

Apa pendapatmu tentang ini kawan? Tentang tempat ini. Tentang tawa ini. Tentang bebas ini. Lega, tenang, dan nyaman. Bertahun-tahun kita sudah disini. Di kamar ini. Tidur, tertawa, menangis, bahkan membentak. Dan tempat ini selalu terbuka untuk keesokan harinya. Apa gerangan bila tidak ? Aku sudah berlari. Dan kau juga. Seperti biasa, lelah selalu membawa kaki…

Untuk Dia yang Nantinya Percaya

Terima kasih sudah memilih untuk percaya. Meninggalkan armada kokoh keluargamu, bergabung bersama di biduk kecil ini. Terima kasih juga, sudah mau meng-upgrade biduk ini dengan segala pengetahuan dan pengalamanmu. Juga berelaborasi bersama, dalam menerjemahkan peta perjalanan kita. Tapi, maafkan bila aku tidak semacho lelaki lainnya, yang berjanji dengan lantangnya, menjamin untuk selalu menjaga dan membahagiakanmu…

Tuhan yang Maha Misterius

Kehidupan ini adalah selayaknya sebuah cerita, entah itu bentuknya cerpen, cerbung atau apapun lah ya. Jadi kalau menurut saya, Tuhan adalah tokoh paling misterius yang pernah ada dalam cerita ini. Banyak orang yang kenal dengan keberadaanNya, ada yang tidak kenal, ada yang menolak untuk kenal dan ada juga kok yang sok kenal. Sebagaimana yang kita…