Blessing in Disguise?

Siang itu, keduanya duduk bersama di sisi danau. Tanpa mereka sadari, di hadapan mereka berdua ada sepasang angsa yang sedang bermesraan. Sebuah pemandangan yang bukan hanya agung tapi juga sakral.

Katanya, kedua manusia ini diciptakan untuk saling melengkapi. Namun yang terjadi bukanlah seperti sedang dinikmati oleh pasangan angsa tadi. Hanya ada makian, cacian dan umpatan pada keseharian mereka berdua.

“Aku sudah memutuskan untuk fokus sebagai botanis.”

“Terus apa artinya?”

“Artinya, mulai sekarang aku akan pergi ke timur, sedangkan kau bisa bebas tinggal di sini bersama hewan-hewan sialanmu itu.”

Sebuah ironi. Hanya manusialah, spesies di sini yang tidak tahan untuk hidup bersama. Terjebak oleh masing-masing ego yang pada akhirnya menolak tujuan sang pencipta.

Perempuannya tidak tahan lagi jika semua tumbuhan penelitiannya, habis dilalap oleh segala satwa kesayangan pasangannya. Sedangkan si pria, benar-benar tak peduli. Baginya, flora hanyalah sebagai sumber pangan belaka. Makhluk dengan kasta paling rendah pada rantai makanan.

Kemudian mereka saling berjabat tangan sebagai tanda sepakat. Setuju untuk benar-benar berpisah, tanpa pernah saling bertemu lagi. Meski keduanya pun sadar, bahwa keputusan ini akan membuat sang pencipta murka.

Namun setidaknya, pada semesta ini, mereka tidak akan diusir oleh sang pencipta hanya karena gara-gara sebuah kesalahan yang konyol.

Hawa yang ini, karena berada di timur, maka tidak pernah lagi bersua dengan buah spesial itu. Begitu juga dengan Adam yang ini, yang tak pernah sempat iseng mencicipi buah tersebut.

Buah yang terlarang untuk dimakan manusia.

4 Comments Add yours

  1. Ayu Frani berkata:

    Apakah maksudnya, perpisahan adalah “blessing in disguise” yang dimaksud, Kak?

    Disukai oleh 1 orang

    1. Rakha berkata:

      Nah itu saya juga belum tahu. Itu juga sebabnya saya tambahkan tanda tanya pada bagian judul. 😁

      Disukai oleh 1 orang

      1. Ayu Frani berkata:

        hahaha, Kak Rakha.
        Tulisan ini membuat banyak pertanyaan muncul wkwkwk

        Disukai oleh 1 orang

    2. Anonim berkata:

      Begitu luas cakupan intinya, inspiratif.

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s