Ada yang Ngambek

“Aku bad mood!” Selanya tiba-tiba.

Anjani Lea. Adalah insan spesial yang sudah menemani di satu tahun belakangan ini. Aku mengenalnya memang sebagai pribadi yang sangat ekspresif. Kerap spontan mengungkapkan isi hatinya begitu saja. Seperti sekarang ini.

“Kenapa?” Jawabku pelan, menutup layar gawai, menghentikan segala aktifitas lalu segera memandang ke arahnya.

Dalam hati, saat ia duduk di sebelah, aku begitu terhibur dengan ekspresi cemberutnya kini, yang ia cukup sering lukiskan juga sebenarnya. Menggelembungkan pipi, memanyunkan bibir tipisnya di wajahnya yang berbentuk hati.

“Aku sangat yakin bahwa semua mantan pacarmu, perempuan-perempuan sebelumnya, pasti mendapat perlakuan yang sama sepertiku.”

Kuangkat kedua alis tinggi-tinggi. Memberi tanda bahwa aku sama sekali tak mengerti.

“Ya ini, dihadiahi prosa-prosa pendekmu ini. Satu-satunya hal romantis yang ada pada dirimu.” Terdiam sejenak. “Satu-satunya hal romantis yang ada pada dirimu,” ulangnya dengan penekanan kemudian memalingkan muka.

Tentu saja aku tersenyum dengan begitu lebarnya. Lea ini memang lucu luar biasa. Kupandangi setiap garis sisi wajahnya, berlanjut pada secarik kertas yang sedang ia pegang. Sebuah prosa pendek untuknya yang kutulis tadi malam dan yang kuselipkan pagi ini di saku cardigans kesayangannya.

“Kau tahu, bibir yang mengecup keningmu tadi pagi, juga tengkukmu di dapur barusan. Adalah bibir yang sama. Bibir yang sempat mengecup mereka semua.”

Aku sejenak menghentikan kata. Kusentuh lembut lekuk telinganya yang sebelah kiri sambil mengintip bagaimana ekspresinya setelah mendengar jawabanku barusan.

Saat tahu bahwa kedua matanya kini mulai melirik ke arahku, barulah mulai kulanjutkan ucapan.

“Apakah ini juga artinya, kau sudah tidak sudi untuk kuhujani dengan ciuman lagi?”

“Bukan gitu ih!” Balasnya kilat.

Dan aku langsung tertawa. Detakan detik kemudian, ia pun ikut tertawa. Kami berdua sama-sama tertawa. Lepas sekali.

Lalu seperti biasa, ia menggigit bahu ini sampai hampir membiru. Selagi aku bersyukur dengan sangat oleh karena kehadirannya di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s